Pengertian Penyimpangan Sosial Dan Contohnya

Pengertian Penyimpangan Sosial Dan Contohnya



Penyimpangan merupakan sisi negatif dan bentuk perilaku positif. Penyimpangan sosial adalah bentuk perilaku yang dlakukan oleh seseorang yang tidak sesuai dengan norma dan nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat. Oleh karena itu, penyimpangan oleh sejumlah besar anggota masyarakat dianggap sebagai hal tercela dan di luar batas toleransi. Seseorang melakukan penyimpangan sosial apabila orang tersebut berbuat sesuatu di luar pengawasan sosial, sesuatu yang tidak diperbolehkan dalam suatu budaya masyarakat.



Dengan demikian, ukuran yang menjadi dasar adanya penyimpangan bukan baik atau buruk, benar atau salah menurut pengertian umum, melainkan berdasarkan ukuran norma dan nilai sosial suatu masyarakat. Norma dan niat ini seringkali berbeda antara masyarakat yang satu dan yang lainnya. Perilaku yang bagi satu masyarakat menyimpang tetapi tidak bagi masyarakat yang lain. Misalnya, pasangan yang bukan suami istri hidup dalam satu rumah bagi masyarakat Barat merupakan hal yang biasa, bukan penyimpangan, tetapi bagi masyarakat Indonesia hal itu merupakan suatu penyimpangan bukan hanya tidak sesuai dengan nilai tetapi juga telah melanggar norma agama.

Selain itu, nilai dan norma juga bersifat relatif di mana suatu saat kedua hal tersebut akan mengalami pergeseran atau perubahan. Suatu perilaku yang dulu dianggap merupakan penyimpangan mungkin sekarang dijadikan sebagal acuan atau contoh. Penyimpangan sosial pada umumnya dikaitkan dengan halhal yang negatif, yang tidak balk, yang merugikan din sendini dan orang banyak, misalnya perampokan, pemerkosaan, pembunuhan, atau penyalahgunaan obat.
Sumber Pustaka: Yudhistira